“Kali ini takdir Dewata tidak berpihak padamu. Tapi ketahuilah, kau akan segera bertemu dengan jodohmu.”

Sang Prabu melanjutkan, “Dua puluh tahun setelah kematianku nanti, di sisi barat Negeri Kadhiri akan berdiri sebuah kerajaan yang ibukotanya bernama Prambanan. Nama Rajanya adalah Prawatasari. Dialah jodohmu kelak di kehidupanmu berikutnya.”

Mata sang rasaksi tetap tidak bergerak. namun kilaunya mulai surut. Ia telah menghembuskan nafas terakhirnya.

Selepas peristiwa itu, Sang Prabu memberi nama tempat itu Gumurah, yang berarti kegaduhan (sekarang bernama Gurah). Beliau juga memerintahkan untuk dibuat patung untuk mengenang rasaksi itu. Patung itu dinamakan Patung Nyai. Desa tempat patung itu berdiri dinamakan Desa Nyaen.

kadiri 1155 M aji prasetyo

2-549e69b2a0 3-23be508d6b 4-4902a5d433 5-0a3fbb1dc2 6-e8aa457436 7-eceb51578b 8-84c53efe23 9-268792c170 10-9a59e69ae0 11-0760add12f 12-357d9a445e 13-8b87aeac68 14-a7ddcca9f8 15-2f9d1ba127 16-65e7f3a166 17-342597843d 18-9e22976021 19-37294d84fc 20-88d9136025

Bacaan tentang Thotok Kerot bisa kamu baca di sini.

Diunggah atas seijin empunya komik dari akun FB Aji Prasetyo